Buah Bisbul (Diospyros blancoi)

Buah bisbul (Diospyros blancoi) memiliki nama lain buah mentega atau buah mabolo yang termasuk famili Ebenaceae merupakan buah merah yang berasal dari Filipina dan diintroduksi ke Kebun Raya Bogor pada tahun 1881. Jenis tumbuhan ini tersebar luas di hutan primer hingga sekunder dari dataran rendah hingga menengah dengan ketinggian 0-800 m dpl pada hampir semua jenis tanah.


Buah bisbul tergolong kedalam buah buni atau berbentuk bulat agak pipih. Buah bisbul muda berwarna hijau muda dan saat sudah matang berwarna merah tua. Buah bisbul memiliki permukaan kulit yang berbulu halus. Tanaman yang berbuah sepanjang tahun ini biasanya banyak dimanfaatkan untuk diambil daging buahnya yang kemudian diekstrak untuk diambil zat aktifnya. Dari tanaman ini, selain buah untuk dikonsumsi, batang bisbul juga digunakan sebagai bahan baku atap rumah dan kerajinan tangan.


Pada umumnya, buah bisbul dikonsumsi secara segar. Buahnya memiliki kandungan vitamin yang bermanfaat untuk menghaluskan kulit, menjaga kesehatan mata, dan mencegah sembelit. Namun sangat disayangkan, buah yang memiliki banyak manfaat dan bernilai ekonomi tinggi ini sudah jarang ditemukan

Sumber:
Ariesta, Nina., Rifansyah., Arrisujaya, Dian., Maslahat, Mamay. 2018.Biji Buah Bisbul (Diospyros blancoi) Sebagai Biosorben Cr (III). Jurnal Sains Natural Universitas Nusa Bangsa. Vol. 8 (2): 70-79.
Deswina, Puspita., Azzahra, Aliyya, Delliasari, Novia., Hesthiati, Etty. 2019. Karakter Morfologi Tanaman Bisbul (Diospyros blancoi) Koleksi Kebun Plasma Nuftah LIPI Cibinong. Jurnal Pertanian Tropik. Vol. 6 (3): 348-362.