Jeloponik atau Hidrogel

Jeloponik atau hidrogel adalah penemuan menarik untuk memudahkan bercocok tanam. Kristal-kristal “polymer” ini dapat dijadikan media tanam yang indah dengan keanekaragaman warna. Penggunaan gel sebagai hidrogel banyak juga digunakan sebagai media tanaman hias sebab sifat gel yang dapat diberikan pewarna, praktis dan tidak perlu disiram terlalu sering.


Teknologi hidrogel dapat dimanfaatkan sebagai solusi untuk media tanam di dalam ruangan. Hidrogel adalah jaringan polimer tiga dimensi dengan ikatan silang (crosslinked) pada polimer hidrofilik, yang mampu swelling atau menyimpan air dan larutan fisiologis sampai dengan ribuan kali dari berat keringnya, serta tidak mudah larut. Hidrogel merupakan polimer yang mampu menyerap dan melepas air tergantung stimulan eksternal yang diterima seperti pH, suhu, dan kelembaban media aplikasinya.


Hidrogel secara umum memiliki kemampuan untuk menyerap dan melepas air. Pada saat terjadi kontak dengan air, grup hidrofilik yang bersifat polar dari hidrogel merupakan bagian awal yang akan terhidrasi oleh molekul air yang menyebabkan pembentukan ikatan primer. Proses pembentukan ikatan primer ini dapat terjadi karena adanya struktur rongga berukuran nano (nanocavity) pada jaringan polimer hidrogel yang memungkinkan terjadinya ikatan hidrogel antara molekul air dan grup polar hidrogel.
Proses ini akan menyebabkan hidrogel secara struktur membengkak (swells) dan berakibat terbukanya struktur hidrogel yang bersifat hidrofobik yang juga memiliki kemampuan untuk mengikat air, sehingga terbentuk ikatan sekunder. Total jumlah air terikat oleh ikatan primer dan sekunder disebut juga sebagai total bound water. Selain oleh ikatan primer dan sekunder, air juga dapat diserap melalui gaya osmosis sampai tercapainya titik kesetimbangan (equilibrium level).


Pemakaian hidrogel dalam media tanam merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi intensitas penyiraman. Penggunaan hidrogel dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang diantaranya sebagai bahan polimer superabsorben. Kelebihan penggunaan hidrogel jika dibandingkan dengan bahan absorben lain seperti kertas, selulosa dan kapas adalah kemampuan absorpsinya beberapa kali lipat dibandingkan beratnya, tahan terhadap tekanan dan 90 % bahannya dapat diuraikan sehingga ramah lingkungan. Tetapi kondisi jumlah konsentrasi hidrogel yang terlalu tinggi pada media tanam juga akan menimbulkan efek negatif bagi pertumbuhan tanaman, karena kelembaban dalam media tanam terlalu tinggi.


Referensi :
http://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/2302